PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Manajemen Talenta ASN KSB Masuk Tahap Verifikasi BKN RI

Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa Barat memasuki tahap verifikasi nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

E
Penulis Editor
Tanggal 02 Oct 2026, 11:29 WITA
Manajemen Talenta ASN KSB Masuk Tahap Verifikasi BKN RI
Uji Kesiapan Sistem Merit, Bupati Amar Nurmansyah Pimpin Ekspose Manajemen Talenta ASN KSB di BKN Pusat

Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa Barat memasuki tahap verifikasi nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Tahapan ini menjadi bagian dari evaluasi kesiapan daerah dalam menerapkan sistem merit berbasis kinerja dan potensi ASN.

Bupati Sumbawa Barat H Amar Nurmansyah memimpin langsung Tim Manajemen Talenta KSB dalam ekspose di hadapan BKN RI yang berlangsung di Ruang Data Gedung 1 Lantai 2 BKN Jakarta, Rabu (30/9).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Amar menyampaikan bahwa Manajemen Talenta dibutuhkan untuk memetakan kekuatan sumber daya manusia aparatur secara lebih terukur. Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengoptimalkan potensi ASN sekaligus mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

“Kami membutuhkan manajemen talenta ini untuk bisa mengukur, menakar bagaimana kekuatan SDM untuk bisa menggerakkan menuju dan mewujudkan visi kami di daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pemetaan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN menjadi dasar dalam menentukan penempatan aparatur sesuai kebutuhan jabatan. Selain itu, hasil pemetaan juga menjadi acuan dalam menyusun pengembangan kompetensi secara berjenjang, termasuk melalui pendidikan kepemimpinan dan pelatihan fungsional.

Selama proses verifikasi, Bupati Amar meminta jajaran terkait mengikuti seluruh tahapan dengan baik serta mencatat berbagai masukan dari asesor BKN. Hasil verifikasi dan catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan penerapan Manajemen Talenta ASN di Kabupaten Sumbawa Barat.

Melalui penerapan sistem tersebut, potensi aparatur diharapkan dapat dipetakan, dikembangkan, dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi sehingga dapat mendukung kinerja pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: