Moyo Hulu, GaungNUSRA Online
Kepala Desa Batu Bulan, Yunus Syufriadi Bakri SPdI NLP menghadiri kegiatan Malam Seribu Cahaya yang dirangkaikan dengan pengucapan sumpah bersama oleh guru dan tokoh masyarakat sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan sekolah bebas dari bullying dan kekerasan.
Acara yang digelar pada Kamis (30/04) pukul 20.00 WITA di halaman SDN Batu Bulan ini dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, perwakilan orang tua siswa, serta tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.
Dalam sambutannya, YSB, sapaan akrab Kepala Desa Batu Bulan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif sekolah dan masyarakat yang berupaya membangun komitmen bersama demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani berbagai bentuk kekerasan di dunia pendidikan.
“Malam Seribu Cahaya ini bukan hanya simbolis, tetapi mencerminkan tekad kita bersama untuk melindungi anak-anak dari bullying dan kekerasan. Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi mereka untuk belajar dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, sumpah kolektif yang diikrarkan oleh para guru dan tokoh masyarakat menjadi wujud komitmen moral untuk menjaga serta mengawasi lingkungan sekolah agar tetap kondusif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter sekaligus memperkuat peran semua pihak dalam mewujudkan sekolah ramah anak.
Melalui kegiatan ini, SDN Batu Bulan bersama Pemerintah Desa dan masyarakat menunjukkan langkah konkret dalam mendukung gerakan sekolah anti bullying sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan serta perlindungan anak di desa. (Gal)