PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Kabur dari RSUD, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang karena kabur dari RSUD Sumbawa, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi mengambang di aliran Sungai Brangbiji Kelurahan Brangbiji Kecamatan Sumbawa, Jumat (17/4) pagi

E
Penulis Editor
Tanggal 20 Apr 2026, 15:18 WITA
Kabur dari RSUD, Seorang Pria Ditemukan Tewas
Ilustrasi: Kabur dari RSUD, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline 

Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang karena kabur dari RSUD Sumbawa, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi mengambang di aliran Sungai Brangbiji Kelurahan Brangbiji Kecamatan Sumbawa, Jumat (17/4) pagi. Belakangan, diketahui pria berinisal AW tersebut dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.

Kapolres Sumbawa, melalui Kapolsek Sumbawa, Iptu Rohmat Rondhi mengatakan, penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga setempat sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, seorang warga yang hendak membersihkan sampah di aliran kali, dikejutkan oleh keberadaan tubuh manusia yang mengapung di antara tumpukan sampah.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti aparat kepolisian. Personel Polsek Sumbawa bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Sumbawa dan tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Rondhi mengatakan, korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sumbawa untuk proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berinisial AW (29), warga Desa Kokar Lian Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara, korban meninggal akibat tenggelam,” kata Rondhi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Korban juga diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa dan sempat menjalani perawatan di RSUD Sumbawa sebelum akhirnya melarikan diri dari rumah sakit.

Pihak keluarga yang telah mengenali jenazah korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (Gar)

Bagikan Berita Ini: