Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Sumbawa, mulai mematangkan program kerja masa bakti 2026–2031. Organisasi tersebut menempatkan kemabruran haji sepanjang hayat, penguatan persaudaraan, serta sinergi dengan pemerintah sebagai agenda utama kepengurusan lima tahun ke depan.
Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Perdana Kepengurusan PD IPHI Kabupaten Sumbawa masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Aula SMKN 1 Sumbawa Besar, Rabu (9/9).
Ketua PD IPHI Kabupaten Sumbawa, H Ridwan Andi Mappaita SH, memimpin langsung rapat tersebut. Jajaran pengurus harian, ketua dan anggota bagian, serta sejumlah pejabat terkait turut menghadiri pertemuan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.
Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumbawa, H Ardi Zusami SE MMInov, juga hadir memberikan arahan dan pembinaan. Ia memaparkan sejumlah hal teknis yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi IPHI, terutama dalam menjalankan peran organisasi di tengah masyarakat.
Ardi juga mendorong IPHI membangun sinergi dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, keterlibatan organisasi haji dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai regulasi, kebijakan, serta perkembangan terbaru bidang perhajian.
Ridwan Andi Mappaita menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rapat perdana tersebut. Ia menegaskan, kepengurusan baru akan menjaga nilai-nilai keislaman, sekaligus memperkuat persaudaraan di antara para jemaah haji di Kabupaten Sumbawa.
Rapat kemudian menetapkan sejumlah agenda sebagai garis besar program organisasi. Salah satu fokus utama, ialah menjaga kemabruran haji. IPHI mendorong seluruh pengurus dan anggota mempertahankan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.
IPHI juga akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah, khususnya Kementerian Haji. Organisasi itu akan membantu menyosialisasikan informasi, regulasi, dan kebijakan terbaru mengenai perhajian kepada masyarakat.
Pengurus turut membahas penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan. Mereka mengupayakan pembentukan perwakilan IPHI di setiap kecamatan di Kabupaten Sumbawa agar organisasi memiliki jaringan yang lebih dekat dengan anggota dan masyarakat.
Selain memperluas struktur organisasi, pengurus mendorong berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota. Program tersebut mencakup pengajian berkala, kunjungan kerja ke sejumlah kecamatan, serta kegiatan sosial.
IPHI juga akan menghidupkan kepedulian antarjemaah melalui kegiatan melayat dan takziah bersama apabila terdapat anggota atau jemaah haji yang meninggal dunia. Pengurus menilai kegiatan tersebut penting untuk menjaga hubungan persaudaraan yang telah terbangun di antara para anggota.
Rapat perdana juga membuka ruang bagi seluruh pengurus untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan masukan. Pengurus yang berhalangan hadir tetap mendapat ruang untuk memberikan masukan bagi penyusunan dan pelaksanaan program organisasi.
Dalam rapat tersebut, pengurus menekankan pentingnya keterbukaan dalam menjalankan roda organisasi. Mereka juga mendorong setiap bagian menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing serta membangun komunikasi antarpengurus.
Kepengurusan PD IPHI Kabupaten Sumbawa masa bakti 2026–2031 mengacu pada Surat Keputusan Pengurus Wilayah IPHI Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 004/S.Kep/PW-IPHI/08/2026 tanggal 18 Agustus 2026. Kepengurusan tersebut mengusung semboyan “Haji Mabrur Sepanjang Hayat.”. (Gam)