Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, menegaskan bahwa pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat, melalui penguatan sinergi bersama organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Termasuk Nahdlatul Wathan (NW), yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Hotel Sernu Raya Sumbawa, Minggu (10/5).
Kegiatan itu dihadiri Kapolres Sumbawa, Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa, Ketua dan jajaran Pengurus Daerah NW Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, dalam menjaga stabilitas sosial, sekaligus memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.
Menurutnya, Nahdlatul Wathan memiliki kekuatan struktur dan kultur organisasi yang dekat dengan masyarakat hingga tingkat desa. Sehingga, keberadaannya sangat membantu pemerintah dalam menjangkau pelayanan dan pembinaan masyarakat secara lebih luas.
“Pemerintah harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan Nahdlatul Wathan yang memiliki kultur dan struktur organisasi hingga ke desa-desa akan sangat membantu mengoptimalkan pelayanan, pembinaan, dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Sumbawa,” ujar Wabup.
Ia juga mengapresiasi kontribusi NW selama ini dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Menurut Wabup, peran organisasi keagamaan sangat penting dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai moral masyarakat, ditengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
Karena itu, ia berharap Mukerda tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi mampu melahirkan program-program yang konkret, adaptif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Wabup juga mengajak seluruh elemen Nahdlatul Wathan untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah demi mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah NW Kabupaten Sumbawa, Ustadz Salsah QH SSosI MPdI mengatakan, Mukerda merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi program. Sekaligus memperkuat arah perjuangan organisasi kedepan.
Ia menegaskan, Nahdlatul Wathan harus terus menjaga nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri organisasi melalui trilogi perjuangan NW, yakni yakin, ikhlas, dan istiqomah.
“Nilai perjuangan ini harus terus menjadi pegangan seluruh kader dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi, masyarakat, dan umat,” katanya.
Ustadz Salsah juga memaparkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Mukerda sebanyak 164 orang. Peserta terdiri atas unsur cabang sebanyak 84 orang, unsur Pengurus Daerah NW sebanyak 40 orang, dan unsur muslimat sebanyak 40 orang.
Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur organisasi dalam Mukerda menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi internal serta menyusun langkah strategis organisasi ke depan.
Suasana Mukerda berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis bagi penguatan peran Nahdlatul Wathan di Kabupaten Sumbawa. (Gac/Hms)