Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Aspirasi politik dari 24 kecamatan mengemuka dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumbawa. Forum konsolidasi organisasi yang berlangsung di halaman Sekretariat DPD II Partai Golkar Sumbawa, Sabtu (26/9), itu mendorong Ketua DPD II Golkar Sumbawa, HM Berlian Rayes SAg MMInov, untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbawa mendatang.
Aspirasi tersebut disampaikan pengurus, kader, dan unsur Partai Golkar dari 24 kecamatan. Para peserta kemudian menyatakan dukungan melalui deklarasi aspirasi politik yang meminta Berlian Rayes dipersiapkan menghadapi kontestasi kepala daerah.
Muscam sekaligus menjadi agenda konsolidasi dan penataan organisasi Golkar di tingkat kecamatan. Forum tersebut menetapkan ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar se-Kabupaten Sumbawa untuk periode 2026-2030.
Ketua Panitia Pelaksana Muscam, Yahandra Muslimin, mengatakan jajaran partai telah melalui sejumlah tahapan sebelum menggelar Muscam. Menurutnya, agenda tersebut tidak hanya membahas penyegaran kepengurusan, tetapi juga memperkuat konsolidasi internal partai.
Yahandra yang juga menjabat Sekretaris DPD II Partai Golkar Sumbawa mengatakan aspirasi untuk mendorong Berlian Rayes maju dalam Pilkada muncul dari pengurus dan kader di tingkat kecamatan.
“Aspirasi ini merupakan hasil kesepakatan dan dorongan dari pengurus partai di 24 kecamatan,” kata Yahandra.
Dukungan tersebut kemudian dituangkan dalam deklarasi aspirasi politik yang dibacakan dalam rangkaian Muscam. Para pengurus kecamatan menyatakan dorongan agar Berlian Rayes mendapat mandat untuk dipersiapkan menghadapi Pilkada mendatang.
Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumbawa, Dr Arachman Alamudy SH MSi, juga menyampaikan pandangan agar Golkar mengusung kader sendiri dalam kontestasi kepala daerah.
Abi Mang akrabnya disapa mengatakan Golkar sebagai partai politik perlu menyiapkan kader untuk menduduki posisi kepala daerah. Ia bahkan mendorong partainya tidak hanya mengambil posisi sebagai pengusung calon wakil bupati.
“Kalau perlu Partai Golkar tidak mencalonkan sebagai Wabup, tapi jadi Bupati. Karena Golkar ini partai besar,” kata Abi Mang.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga membacakan nama-nama ketua PK Golkar terpilih dari 24 kecamatan untuk masa jabatan 2026-2030. Proses tersebut menjadi bagian dari penyegaran struktur organisasi sekaligus penguatan mesin partai di tingkat kecamatan.
Ketua DPD II Partai Golkar Sumbawa, HM Berlian Rayes mengatakan Muscam memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Ia menyebut forum tersebut menjadi instrumen untuk melakukan penyegaran kepengurusan sekaligus memperkuat soliditas kader.
Berlian mengatakan seluruh ketua PK terpilih melalui proses aklamasi. Menurutnya, proses tersebut menunjukkan kesamaan sikap para kader dalam menjalankan roda organisasi di tingkat kecamatan.
“Semua terpilih secara aklamasi. Hal itu membuktikan Partai Golkar Sumbawa solid, tanpa ada perpecahan,” ujarnya.
Mengenai aspirasi yang mendorong dirinya maju dalam Pilkada, Berlian menyatakan menerima mandat tersebut. Ia menyebut dorongan itu datang dari berbagai unsur Partai Golkar Sumbawa, termasuk jajaran pengurus dan Fraksi Golkar di DPRD Sumbawa.
Berlian menilai mandat tersebut merupakan bentuk kepercayaan organisasi. Karena itu, ia menyatakan akan memegang amanah yang diberikan kepadanya.
“Ketika saya dimandatkan maju di Pilkada, itu artinya suatu kepercayaan bagi saya. Saya menerima amanat dan mandat dari seluruh unsur Partai Golkar Sumbawa,” tegas Berlian.
Muscam tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Sumbawa, anggota Fraksi Golkar DPRD Sumbawa, para ketua PK terpilih, organisasi sayap partai seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), serta sejumlah tokoh senior Golkar.
Aspirasi dari 24 kecamatan itu menjadi salah satu agenda politik yang mengemuka dalam konsolidasi internal Partai Golkar Sumbawa. Sementara keputusan mengenai pencalonan dan mekanisme pengusungan tetap mengikuti proses serta ketentuan internal partai. (Gad)