Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundang Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, untuk membahas hasil kajian awal pengembangan kawasan pergaraman di Kabupaten Sumbawa. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang menginisiasi pengembangan kawasan pergaraman sekaligus mengusulkannya sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat SPi MT, mengatakan BRIN telah menyelesaikan kajian awal terkait rencana pengembangan kawasan pergaraman Sumbawa.
“BRIN telah menyelesaikan kajian awal pengembangan kawasan pergaraman Kabupaten Sumbawa,” kata Rahmat, Selasa (29/9).
Rahmat menjelaskan, hasil kajian tersebut akan menjadi bahan pembahasan antara Pemkab Sumbawa, BRIN, serta kementerian dan lembaga terkait. BRIN mengagendakan diskusi untuk membahas sekaligus menyelaraskan hasil kajian awal tersebut sebelum pemerintah daerah melanjutkan proses penguatan usulan kawasan pergaraman sebagai bagian dari PSN.
Pemkab Sumbawa mengirimkan sejumlah pejabat untuk mengikuti agenda tersebut. Rombongan dipimpin langsung Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dan didampingi Sekda Sumbawa Dr H Budi Prasetiyo.
Selain itu, Ketua Bapperida Sumbawa, Dr Dedy Heriwibowo, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sumbawa, Dian Sidharta ST MM, Kepala DKP Sumbawa, Rahmat Hidayat SPi MT, serta Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Sumbawa turut mengikuti agenda tersebut.
BRIN menjadwalkan Diskusi Pembahasan dan Penyelarasan Hasil Kajian Awal Rencana Pengembangan Kawasan Pergaraman Kabupaten Sumbawa pada Rabu (30/9). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gedung BJ Habibie lantai 9, Jalan M.H. Thamrin Nomor 8 Jakarta Pusat.
Setelah diskusi, Bupati Sumbawa dijadwalkan mengikuti audiensi dengan Kepala BRIN. Pertemuan tersebut akan membahas arah pengembangan kawasan pergaraman Sumbawa serta langkah lanjutan yang perlu ditempuh pemerintah daerah bersama kementerian dan lembaga terkait.
Rahmat mengatakan agenda tersebut tidak hanya membahas hasil kajian yang telah disusun BRIN. Pemkab Sumbawa juga akan memperoleh masukan dari kementerian dan lembaga terkait mengenai rencana pengembangan kawasan garam yang masuk dalam pembahasan PSN.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk membahas hasil kajian, memperoleh masukan Kementerian/Lembaga terkait PSN Garam, dan rencana tindak lanjut sebagai bahan penguatan usulan PSN,” ujar Rahmat.
Pemkab Sumbawa sebelumnya menginisiasi pengembangan kawasan pergaraman sebagai salah satu upaya mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah daerah kemudian mengusulkan agar kawasan tersebut masuk dalam agenda PSN sehingga pengembangannya dapat memperoleh dukungan lintas kementerian dan lembaga.
Melalui agenda bersama BRIN dan kementerian/lembaga terkait, Pemkab Sumbawa akan membahas hasil kajian awal serta menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat usulan pengembangan kawasan pergaraman tersebut. (Gad)