Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan sejumlah program pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat. BLK membuka berbagai kelas untuk menjawab tingginya minat masyarakat sekaligus memperluas kesempatan warga mengembangkan keterampilan.
Kepala UPTD BLK Disnakertrans KSB, Randi Darmansyah, mengatakan pihaknya akan memulai sejumlah pelatihan pada pekan depan. Program yang segera berjalan antara lain pelatihan menjahit dan desain grafis.
Khusus pelatihan menjahit, BLK menggandeng Kelurahan Arken untuk memanfaatkan fasilitas di kantor kelurahan tersebut. Kerja sama itu memungkinkan peserta mengikuti pelatihan dengan dukungan tempat dan peralatan yang telah tersedia.
"Iya, karena kemarin ada tawaran kerja sama. Dari pihak mereka menyiapkan alat dan tempatnya di Kantor Kelurahan Arken," ujar Randi.
BLK juga menyiapkan pelatihan las yang rencananya mulai berlangsung pada bulan depan. Pengelola BLK tidak memusatkan seluruh kegiatan di satu lokasi. Mereka membagi pelaksanaan pelatihan ke sejumlah tempat agar kapasitas peserta dapat tertampung lebih luas.
Untuk mendukung pelatihan las, BLK telah berkomunikasi dengan SMKN 1 Taliwang. Sekolah tersebut akan menampung satu kelas pelatihan, sedangkan satu kelas lainnya akan berlangsung di kompleks UPTD BLK KSB.
Randi menjelaskan, BLK juga mendorong peserta mengembangkan keterampilan yang saling mendukung. Salah satunya melalui konektivitas antara pelatihan desain grafis dengan sejumlah kelas keterampilan lainnya.
Peserta tidak hanya diarahkan menguasai satu jenis keterampilan. BLK ingin mengembangkan kemampuan peserta agar mereka dapat menggabungkan sejumlah keahlian untuk mendukung kegiatan usaha.
Pengelola BLK melihat peluang tersebut sebagai bagian dari pengembangan program pelatihan yang lebih berorientasi pada kemandirian ekonomi. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang mereka peroleh untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
"Insyaallah ke depan, mungkin tiga tahun ke depan, kita akan buat seperti badan usaha," lanjutnya.
Selain pelatihan yang berlangsung dalam waktu dekat, BLK juga menyusun agenda pembukaan kelas baru pada akhir Desember mendatang. Dua program yang disiapkan yakni pelatihan housekeeping serta pembuatan roti dan kue.
Pengelola BLK menyiapkan tambahan kelas tersebut dengan mempertimbangkan tingginya minat masyarakat terhadap program pelatihan keterampilan kerja. Antusiasme pendaftar menjadi salah satu pertimbangan BLK untuk memperluas jenis pelatihan.
"Karena kita lihat peminat pelatihan cukup tinggi, maka kita akan buka segera pelatihan lain," pungkasnya. (Gbw)