PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

BKPSDM Sumbawa Usulkan 800 ASN Ikuti Profiling November

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa kembali mengusulkan sekitar 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti kegiatan profiling pada November 2026 mendatang.

E
Penulis Editor
Tanggal 02 Oct 2026, 11:23 WITA
BKPSDM Sumbawa Usulkan 800 ASN Ikuti Profiling November
Sukses Gelar Profiling 700 Pegawai, BKPSDM Sumbawa Usulkan 800 ASN Ikuti Pemetaan Manajemen Talenta BAKALAKO di November 2026

Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa kembali mengusulkan sekitar 800 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti kegiatan profiling pada November 2026 mendatang.

Usulan tersebut merupakan tindak lanjut setelah BKPSDM Sumbawa sukses melaksanakan profiling terhadap 700 ASN selama tiga hari, 17-19 September 2026, di Gedung Computer Assisted Test (CAT) BKPSDM Sumbawa.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Budi Santoso SSos MSi, mengatakan kegiatan profiling tersebut merupakan bagian dari penerapan sistem manajemen talenta sekaligus tindak lanjut program Bina Akselerasi Karir dan Langkah Aksi Organisasi (BAKALAKO).

“Profiling ini merupakan bagian dari sistem manajemen talenta dan tindak lanjut hasil pemetaan talenta atau talent action plan berbasis merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” kata Budi dalam keterangan persnya, Rabu (30/9).

Menurutnya, sosialisasi manajemen talenta dilakukan untuk menyamakan pemahaman ASN mengenai pentingnya pengelolaan dan pengembangan talenta. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pembaruan data kepegawaian masing-masing ASN yang terhubung dengan sistem manajemen talenta.

Dalam proses tersebut, ASN akan dipetakan berdasarkan potensi dan kinerjanya ke dalam sejumlah kotak talenta. Pemetaan ini menjadi dasar untuk mengetahui posisi masing-masing ASN, termasuk mereka yang berada pada kotak 7, 8 dan 9.

Selain pemetaan, manajemen talenta juga mencakup retensi untuk mempertahankan ASN yang memiliki talenta potensial. Selanjutnya, terdapat proses suksesi untuk menyiapkan ASN yang dinilai dapat diproyeksikan mengisi jabatan tertentu melalui mekanisme rotasi maupun promosi.

Budi menjelaskan, pengisian jabatan melalui manajemen talenta dapat dilakukan melalui komite talenta. Sementara untuk kebutuhan tertentu, pemerintah daerah juga dapat menggunakan pihak ketiga dalam pelaksanaan uji kompetensi.

“Profiling bagi ASN ini dilaksanakan agar mereka memenuhi standar dalam manajemen talenta. Tujuannya juga untuk menindaklanjuti rekomendasi BKN, karena masih banyak ASN yang belum memahami manajemen talenta, termasuk posisi mereka berada pada kotak talenta berapa,” jelasnya.

Dari hasil profiling sebelumnya, diketahui posisi ASN Sumbawa tersebar pada sejumlah kotak talenta dan belum seluruhnya berada pada kotak 7, 8 dan 9. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan oleh masing-masing ASN.

Budi menyebutkan, hasil profiling menunjukkan adanya perkembangan positif. Sejumlah ASN yang sebelumnya berada pada kotak 5, setelah mengikuti proses profiling dan melakukan perbaikan pada aspek yang diperlukan, dapat bergeser ke kotak 7, 8, bahkan 9.

“Alhamdulillah, hasil profiling kemarin menunjukkan banyak perubahan. ASN yang sebelumnya berada di kotak 5, kini ada yang sudah masuk kotak 7, 8, bahkan 9,” ujarnya.

Budi menambahkan, seluruh hasil profiling terhadap 700 ASN yang dilaksanakan pada September lalu telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selanjutnya, BKPSDM Sumbawa mengusulkan sekitar 800 ASN untuk mengikuti profiling pada November mendatang sebagai bagian dari penguatan penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Sumbawa. (Gad)


 

Bagikan Berita Ini: