PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Bandara Poto Tano Perkuat Akses Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus mendorong optimalisasi Bandara AMMAN Poto Tano sebagai akses transportasi udara untuk memperkuat konektivitas daerah.

E
Penulis Editor
Tanggal 21 Aug 2026, 17:37 WITA
 Bandara Poto Tano Perkuat Akses Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menggelar pertemuan bersama pengelola bandara dan West Sumbawa Hotel Association (WSHA) di Bandara AMMAN Poto Tano, Rabu (19/8).

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus mendorong optimalisasi Bandara AMMAN Poto Tano sebagai akses transportasi udara untuk memperkuat konektivitas daerah. Pemerintah menilai, keberadaan bandara tersebut dapat membuka akses lebih luas bagi pengembangan pariwisata, investasi, perdagangan, dan sektor ekonomi lainnya.

Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah ST MSi, membahas kesiapan operasional dan peluang penerbangan komersial Bandara AMMAN Poto Tano bersama pengelola bandara, investor, serta pelaku usaha perhotelan yang tergabung dalam West Sumbawa Hotel Association (WSHA).

Pertemuan tersebut berlangsung di Bandara AMMAN Poto Tano, Rabu (19/8). Diskusi itu membahas sejumlah langkah yang perlu disiapkan untuk mengoptimalkan bandara, termasuk kesiapan penerbangan komersial dan potensi penumpang dari Sumbawa Barat.

Bupati mengatakan, proses perizinan Bandara AMMAN Poto Tano terus berjalan. Saat ini, tahapan tersebut memasuki proses finalisasi keputusan di Kementerian Perhubungan.

Pemerintah daerah kemudian memasang target, agar penerbangan komersial dapat segera terealisasi. Bupati bahkan menargetkan pesawat sudah mendarat di Bandara AMMAN Poto Tano, pada momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa Barat.

“Target kita pada 20 November, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa Barat, sudah ada pesawat yang landing,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, penerbangan komersial akan memberikan dampak langsung terhadap konektivitas Sumbawa Barat. Akses udara yang lebih mudah dapat mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi wisatawan, investor, dan pelaku usaha untuk datang ke daerah tersebut.

Ia menilai sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang dapat memperoleh manfaat dari keberadaan konektivitas udara. Wisatawan dari luar daerah dapat memiliki pilihan transportasi yang lebih cepat untuk mencapai berbagai destinasi wisata di Sumbawa Barat.

Konektivitas udara juga berpotensi memperkuat sektor perhotelan. Bupati mengajak para pelaku usaha hotel ikut menyiapkan potensi pasar penerbangan, dengan menghitung kebutuhan dan potensi keterisian penumpang.

Menurutnya, data tersebut penting untuk meyakinkan maskapai bahwa rute penerbangan menuju dan dari Sumbawa Barat memiliki pasar yang dapat dikembangkan.

Pemerintah daerah tidak ingin hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur bandara. Bupati mendorong pemerintah, pengelola bandara, PT AMMAN, dan dunia usaha bergerak bersama untuk membangun ekosistem penerbangan yang berkelanjutan.

Salah satu opsi yang dibahas yakni memulai penerbangan menggunakan pesawat dengan kapasitas penumpang yang tidak terlalu besar. Skema tersebut dapat menjadi tahap awal, untuk membangun pasar penerbangan sebelum pemerintah dan maskapai mengembangkan rute maupun kapasitas pesawat.

Pelaku usaha perhotelan juga memiliki peran dalam skema tersebut. Mereka dapat memetakan potensi kunjungan wisatawan, kebutuhan perjalanan bisnis, serta tingkat hunian hotel yang berpotensi mendukung keterisian penerbangan.

Bupati mengatakan, pemerintah daerah siap membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat persiapan penerbangan. Ia juga mendorong pengelola bandara dan dunia usaha menyusun langkah konkret agar peluang konektivitas udara tersebut dapat segera dimanfaatkan.

Dengan akses udara yang semakin terbuka, pemerintah daerah melihat peluang untuk memperluas pasar pariwisata sekaligus meningkatkan mobilitas pelaku usaha dan investor. Bandara AMMAN Poto Tano menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan tersebut. (Gad/Hms)



Bagikan Berita Ini: