PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

31 Ribu Layanan Kesehatan TRC Jangkau Warga hingga ke Rumah

Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans Kabupaten Sumbawa Barat terus diperluas sebagai bagian dari Program KSB Maju, Maju Kesehatan.

E
Penulis Editor
Tanggal 02 Oct 2026, 11:10 WITA
 31 Ribu Layanan Kesehatan TRC Jangkau Warga hingga ke Rumah
Inovasi TRC Ambulans KSB Maju Kesehatan Jemput Bola ke Rumah Warga, Tembus 31.348 Layanan di Tahun 2026

Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans Kabupaten Sumbawa Barat terus diperluas sebagai bagian dari Program KSB Maju, Maju Kesehatan. Berbeda dengan layanan ambulans konvensional yang umumnya berfokus pada kondisi kegawatdaruratan dan transportasi pasien, TRC Ambulans hadir langsung menjangkau masyarakat hingga ke rumah.

Hingga 20 September 2026, TRC Ambulans tercatat telah memberikan 31.348 layanan kepada masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86,24 persen merupakan layanan non-*emergency*, 12,04 persen layanan terjadwal, dan 1,55 persen layanan *emergency*.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr Carlof MMRS MQM, mengatakan TRC Ambulans memang dirancang dengan cakupan pelayanan yang lebih luas untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

“Di banyak daerah, ambulans lebih dikenal untuk kondisi kegawatdaruratan dan transportasi pasien. Di Sumbawa Barat, TRC Ambulans kami kembangkan lebih luas. Layanan ini menjangkau kebutuhan *emergency*, non-*emergency*, maupun pelayanan terencana,” jelasnya, Rabu (30/9).

Menurutnya, salah satu perbedaan utama TRC Ambulans terletak pada pola pelayanan. Masyarakat tidak selalu harus datang ke fasilitas kesehatan, karena tenaga kesehatan bersama sarana pendukung dapat mendatangi langsung warga yang membutuhkan pelayanan.

“Prinsipnya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tenaga kesehatan dan sarana pelayanan bergerak mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan,” katanya.

Pola pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan di Sumbawa Barat. Pemerintah daerah mendorong perubahan pola pelayanan dari yang sebelumnya lebih banyak menunggu pasien menjadi layanan yang aktif, cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data pelayanan, TRC Ambulans juga berperan dalam penanganan penyakit tidak menular. Hipertensi menjadi kasus terbanyak dengan proporsi 32,92 persen, disusul diabetes melitus 12,71 persen.

Selain itu, layanan TRC Ambulans juga menangani kasus *cephalgia* atau sakit kepala sebesar 11,78 persen dan gastritis 7,89 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa cakupan layanan TRC Ambulans tidak hanya berkaitan dengan kondisi darurat. Kehadirannya juga membuka ruang untuk deteksi dini, pemantauan kondisi pasien, edukasi kesehatan hingga tindak lanjut pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemanfaatan layanan ini juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, TRC Ambulans tercatat memberikan 6.609 layanan. Sementara hingga 20 September 2026, jumlahnya telah mencapai 31.348 layanan atau meningkat sekitar 4,74 kali lipat dibandingkan sepanjang tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan TRC Ambulans oleh masyarakat. Layanan kesehatan pun diupayakan semakin dekat dengan warga hingga ke tingkat keluarga.

Melalui Program KSB Maju, Maju Kesehatan, Pemkab Sumbawa Barat terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan terintegrasi tersebut. Orientasinya tidak hanya pada pengantaran pasien ke fasilitas kesehatan, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat. (Gbw) 

Bagikan Berita Ini: